Mengenal Variable Array ( php-5)

Sebelumnya Variable Array ini sudah dibahas di halaman Pengenalan Dasar Tentang Variable Array. Sekarang kita akan mempelajari Variable Array Lebih Lanjut. Array merupakan salah satu fasilitas untuk menyimpan data secara beruntun yang digunakan untuk mengidentifikasi variable yang memiliki jumlah data yang lebih dari satu, tetapi memiliki nama variable yang sama.

Jika Variable biasa hanya bisa menampung satu nilai, sedangkan variable array bisa menampung lebih dari satu data tergantung indexnya. Dalam pemrograman PHP dikenal beberapa jenis array yaitu array satu dimensi & array multi dimensi. Contoh penulisan array bisa anda lihat dibawah ini.

?

1

2

3

4

5

<?php

$mahasiswa = array (“Nurul Imam”, “Gorbi Rustiaman”, “Dzikril Hakim”, “Zaenal Muttaqin”, “Achmad Hadi”);

foreach ($mahasiswa as $name)

echo “$nama<br / >”;

?>

Coba anda buat kode diatas & jalankan di localhost. Penulisan array dengan variable mempunyai aturan penulisan. Biasanya ditulis dengan index numeric / angka & string. Untuk lebih jelasnya silahkan perhatikan kode dibawah ini.

?

1

2

3

4

5

6

7

8

9

10

11

12

13

<?php

$mahasiswa[0] =”Nurul Imam”;

$mahasiswa[1] =”Dzikril Hakim”;

$mahasiswa[2] =”Gorbi Rustiaman”;

$mahasiswa[3] =”Zaenal Muttaqin”;

$kelas[TIA]=”Teknik Informatika A”;

$kelas[TIB]=”Teknik Informatika B”;

$kelas[TIC]=”Teknik Informatika C”;

foreach ($mahasiswa as $nama)

echo “$nama<br />”;

echo “<br />Mahasiswa Ketiga adalah = $mahasiswa[2]”;

echo (“<br />Kelas : $kelas[TIB]”);

?>

Tulis & Simpan kode diatas & jalankan di localhost.

 

Array Multi Dimensi

Seperti bahasa pemrograman lainnya, PHP juga mempunyai Variable Array Multi Dimensi. Variable ini biasanya digunakan untuk membuat beberapa variable yang berbeda. Untuk lebih jelasnya, silahkan lihat contoh variable array multi dimensi dibawah ini.

?

1

2

3

4

5

6

7

8

9

<?php

$ti = array (

“sisteminformasi” => array(“warna” => “merah”,”ruang” => “A01”),

“teknologiinformasi” => array(“warna” => “kuning”,”ruang” => “A02”));

echo “Almamater Teknologi Informasi berwarna “;

print ($ti [“teknologiinformasi”] [“warna”]).”<br />”;

echo “Ruangan Sistem Informasi adalah “;

print ($ti [“sisteminformasi”] [“ruang”]);

?>

Simpan file tersebut & jalankan di web browser anda. Coba perhatikan outputnya. Ini memudahkan kita untuk membuat data kita tersusun dengan rapih menggunakan variable array multi dimensi.

 

Fungsi Dalam Variable Array

PHP banyak sekali menyediakan fungsi untuk memanipulasi variable array. Disini saya akan susun beberapa fungsi dalam variable array diantaranya…

  1. Fungsi Count&Size of

Kedua fungsi ini memiliki penggunaan yang sama yaitu menghitung jumlah elemen yang dimiliki oleh sebuah array. Sintaksnya saya tulis dibawah ini.

?

1

2

count ($array)

sizeof ($array)

Mari kita coba mempraktekkan sintaks tersebut dengan pembuatan perhitungan nilai. Silahkan siapkan text editor anda untuk mengetikkan kode dibawah ini.

?

1

2

3

4

5

6

7

8

9

10

11

<?php

$a[0] = 1;

$a[1] = 5;

$a[2] = 7;

$total = count($a);

echo “Jumlah nilai ke-1 = $total<br />”;

$b[“imam”] = “A”;

$b[“hadi”] = “B”;

$jumlah = sizeof($b);

echo “Jumlah nilai ke-2 = $jumlah”;

?>

Setelah selesai, silahkan simpan kode tersebut & jalankan di web browser anda. Lebih mudah memakai count atau sizeof ? Saya rasa lebih mudah memakai count seperti layaknya lebih mudah memakai echo daripada print.

Demo Fungsi Count & Size of

  1. Fungsi Array_push()

Fungsi ini digunakan untuk menyisipkan elemen baru ke dalam sebuah array. Elemen ini disisipkan pada bagian akhir & sintaksnya sebagai berikut.

?

1 array_push($array, nilai[nilai,…])

Mari kita coba praktekkan dengan menuliskan kode dibawah ini.

?

1

2

3

4

5

<?php

$belajar = array (“HTML5”, “CSS3”);

array_push ($belajar, “PHP”, “SQL”);

echo “Sekarang belajarnya jadi HTML5, CSS3, PHP, SQL”;

?>

Demo Fungsi Array Push

  1. Fungsi Array_splice()

Fungsi ini digunakan untuk mengambil / membuang satu atau beberapa elemen array & menggantikannya dengan yang baru. Sintaksnya bisa dilihat dibawah ini.

?

1 array_splice ($array, letak [, panjang [, pengganti]])

Parameter letak dalam sintaks diatas menunjukkan mulai dari elemen mana array tersebut akan diganti. Jika true, maka elemen dihitung dari depan, jika false, maka elemen dihitung dari belakang. Parameter panjang yaitu jika nilainya true menunjukkan jumlah elemen yang akan diganti atau dibuang. Jika false, maka jumlah elemen yang tertinggal tidak diganti. Untuk lebih jelasnya sebaiknya tulis & pehatikan kode dibawah ini.

?

1

2

3

4

5

6

7

8

9

10

11

12

13

14

15

16

17

18

19

20

21

22

23

24

25

26

27

28

29

<?php

echo “Anggota array awal adalah: <br />”;

$input = array (“HTML”, “PHP”, “CSS”, “JavaScript”);

print_r($input);

echo “<br /><br />”;

echo “array_splice(\$input,2)”;

echo “<br />”;

$input = array (“HTML”, “PHP”, “CSS”, “JavaScript”);

array_splice ($input, 2);

print_r($input);

echo “<br /><br />”;

echo “array_splice(\$input,1,-1)”;

echo “<br />”;

$input = array (“HTML”, “PHP”, “CSS”, “JavaScript”);

array_splice ($input, 1, -1);

print_r($input);

echo “<br /><br />”;

echo “array_splice(\$input,1, count(\$input), \”AJAX\”)”;

echo “<br />”;

$input = array (“HTML”, “PHP”, “CSS”, “JavaScript”);

array_splice ($input, 1, count($input), “AJAX”);

print_r($input);

echo “<br /><br />”;

echo “array_splice(\$input,-1,1, array(\”JQuery\”,\”Framework\”))”;

echo “<BR>”;

$input = array (“HTML”, “PHP”, “CSS”, “JavaScript”);

array_splice ($input, -1, 1, array(“JQuery”, “Framework”));

print_r($input);

?>

Demo Fungsi Array Splice

Setelah selesai menulis kode diatas, silahkan simpan & jalankan di web browser anda. Perhatikan satu persatu fungsinya

 

Lanjutan Beberapa Fungsi Array

Masih ada beberapa fungsi lagi dalam variable array yang semuanya akan dirangkum dihalaman ini. Mari kita lanjut mengenal satu persatu fungsi yang ada dalam variable array.

  1. Fungsi Is_array()

Fungsi ini digunakan untuk memeriksa apakah sebuah variable merupakan array atau bukan. Jika itu array maka akan menghasilkan true & sebaliknya. Mari kita langsung perhatikan kode di bawah ini.

?

1

2

3

4

5

6

7

8

9

10

11

12

<?php

$var = array(1,2,3,4,5,6,7);

$scan = is_array($var);

if ($scan == false) {

$status = “bukan”;

} else {

$status = “”;

}

echo “\$var = array(1,2,3,4,5,6,7);”;

echo “<br />”;

echo “Variable \$var <em>$status</em> merupakan array”;

?>

Demo Fungsi Is_array

  1. Fungsi list()

Fungsi ini digunakan untuk mengambil komponen-komponen array sebagai variable yang terpisah. Jumlah variable item harus sama atau kurang dari komponen yang dimiliki array. Untuk lebih jelasnya silahkan perhatikan kode dibawah ini.

?

1

2

3

4

5

6

7

8

9

10

11

<?php

$matakuliah = array(‘Keamanan Komputer’ , ‘PHP dan MySQL’ , ‘Visual Basic’);

list ($Siskom, $Web, $Program) = $matakuliah;

echo “Jenis Mata Kuliah”;

echo “<br / >”;

echo “Sistem Komputer : $Siskom”;

echo “<br />”;

echo “Teknik Informatika (Web) : $Web”;

echo “<br />”;

echo “Teknik Informatika (Desktop) : $Program”;

?>

 

 

 

  1. Fungsi split()

Fungsi ini digunakan untuk memecah suatu string menjadi array berdasarkan karakter pemisah tertentu. Untuk lebih jelasnya perhatikan kode berikut.

?

1

2

3

4

5

6

7

8

9

<?php

$tanggal = “13-10-2013”;

list ($hari, $bulan, $tahun) = split(“-“, $tanggal);

echo “Hari = $hari”;

echo “<br />”;

echo “Bulan = $bulan”;

echo “<br />”;

echo “Tahun = $tahun”;

?>

  1. Fungsi join()

Fungsi ini digunakan untuk menggabungkan komponen array menjadi suatu string. Fungsi ini kebalikan dari splice(). Fungsi join() identik dengan fungsi implode(). Untuk lebih jelasnya silahkan perhatikan contoh dibawah ini.

?

1

2

3

4

5

<?php

$var = array(“13” , “10” , “2013”);

$tanggal = join(“-“, $var);

echo “$tanggal”;

?>

  1. Fungsi In_array()

Fungsi ini digunakan untuk memeriksa apakah suatu nilai tertentu terdapat sebagai komponen didalam sebuah array. Jika suatu nilai ditemukan tapi tipe datanya tidak sama, maka fungsi in_array() dianggap gagal. Fungsi ini bersifat case-sensitive. Untuk lebih jelasnya silahkan perhatikan contoh dibawah ini.

?

1

2

3

4

5

6

7

8

9

10

<?php

$belajar = array(“HTML”, “CSS”, “PHP”, “SQL”);

print_r ($belajar);

$cari = “PHP”;

if (in_array($cari, $belajar)) {

echo “Program $cari ada didalam array”;

} else {

echo “program $cari tidak ada didalam array”;

}

?>

Akhirnya selesai juga pembahasan tentang beberapa fungsi dalam array ini, lumayan susah & harus dipelajari dan disimak pelan-pelan.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s